| |
Kamis 11/03/2010, 15.43 WIB
Internet Marak Dipesantren,
Santri Rame-rame maen Facebook
JOMBANG | DNA - Warnet (Warung Internet) mulai marak berdiri disejumlah pondok
pesantren yang ada di Kabupaten Jombang. Penyediaan fasilitas tersebut tak
lain untuk memberikan kemudahan para santriwan dan santriwati dalam mencari
informasi melalui teknologi canggih. Disejumlah pondok yang mulai marak
berdiri warnet itu diantaranya Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan dan
Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang Jawatimur.

(foto:dnaberita/zainularifin)
Terlihat salah santriwati Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang sedang mengakses facebook diwarnet Ponpes setempat.
Penelusuran yang dilakukan oleh wartawan DNAberita Jombang, mayoritas santri
yang menikmati intenet tersebut mengakses situs jejaring sosial Facebook.
Mereka mengaku mengakses situs tersebut untuk mencari teman-teman lamanya
dan juga sebagai hiburan.
"Sedang membuka Facebook mas, untuk mencari teman-teman yang sudah lama
tidak melakukan komunikasi," kata salah satu santri di Ponpes Darul Ulum
Rejoso Peterongan.
Ia mengaku, selain itu bermain internet untuk mencari hiburan. "Yah
refresing sambil mencari referensi bahan untuk sekolah," kata perempuan asal
Lamongan, Jawatimur.
Tidak berbeda jauh dengan yang diungkapkan oleh sejumlah santri di Ponpes
Bahrul Ulum. "Kalau tidak ada kegiatan yang maen internet untuk facebookan
dengan teman-teman. Sesekali juga posting status dan memberikan komentar
pada postingan teman," ujar salah satu santri di pondok yang didirikan oleh
KH.Wahab Chasbullah ini.
Maraknya santri yang mengakses situs jejaring sosial tersebut diakui oleh
salah satu penjaga warnet setempat, Lukman Hakim. meski demikian pihaknya
tidak mempersoalkan itu, degan catatan digunakan untuk kebaikan.
Apakah
tidak takut dengan maraknya aksi kejahatan melalui Facebook? Lukman yang
didampingi pemilik warnet Abdul Manap menegaskan jika pihaknya telah
mengantisipasi itu semua. Yakni dengan cara memberikan himbauan pada
pengguna warnet ditempatnya agar tidak gampang percaya dengan orang yang
baru dikenal.
"Kami juga sering mengingatkan agar berhati-hati daalam berkenalan melalui
Facebook, dan jangan terlalu percaya dengan orang yang baru dikenal," kata
Lukman ditemui diwarnet yang bernama Awiska.com.
Sementara dengan banyaknya warnet di pondok, lalu bagaiamana dengan tugas
dan kewajiban santriawan-santriwati? bagaimana juga dengan pemisah antara
Santriawan dan santriwati? Lukman kembali menambahkan jika pihaknya telah
melakukan koordinasi dengan pihak pengurus setempat.
"Dan kalau ditempat
kami, khusus santri putri jam pagi sampai sore yakni pukul 09.00 Wib hingga
pukul 16.00 Wib, sedangkan jam 16.00 Wib pukul 17.00 hingga 23.00 Wib.
Dengan demikian tidak terjadi benturan," katanya sembari menambahkan jika di
Ponpes BU banyak warnet yang berdiri diantaranya Awiska.Net, Warnet ERC,
X-Net, Sasono Net, Kamik Net, MW Net dan beberapa warnet lainnya.
Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita |
|