Kamis 11/03/2010, 16.52 WIB
Persiapan Jelang Kedatangan Obama
3 Kapal Tempur Kepung Bali
DENPASAR | DNA - Menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein
Obama, pengamanan di sejumlah pintu masuk Bali semakin diperketat. Khusus
untuk jalur laut, setidaknya tiga kapal perang milik TNI Angkatan Laut akan
disiagakan.

(foto:google)
Hal tersebut diungkapkan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar
Kolonel Laut (P) Ketut Arya Budana. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan
Mabes TNI AL soal pengamanan menyambut kedatangan Barack Obama ke Bali,
Minggu (21/3) mendatang. ”Kita libatkan tiga kapal dari armada timur yang
langsung dikendalikan oleh komandan garis tempur wilayah timur,” Katanya via
ponsel, Kamis (11/3) .
Dijelaskan kembali, untuk penempatan kapal tempur tersebut, akan ditempatkan
didaerah timur dan barat Denpasar serta nantinya diatur berdasarkan daerah
ancaman. Sementara, tiga kapal tempur kelas pasifik tersebut, diawaki
sekitar 250 personel.
” Hanya saja belum bisa dipastikan kapan kapal itu
mulai merapat,”ujar Ketut Arya Budana yang mengaku masih berada di Bandung
ini.
Soal radius penjagaan, pihaknya masih belum bisa merinci karena nantinya
penjagaan dilaut selain dicover langsung dari KRI, juga akan ada kapal dari
Amerika Serikat. Hanya saja, saat hari H, akan ada istilah yang namanya
penyekapan atau pengamanan ekstra. Daerah penyekapan ini meliputi wilayah
timur di Selat Lombok, Samudra Hindia, hingga diseputaran Pantai Selatan.
”Semuanya sudah di cover KRI langsung dan kita tinggal koordinasi soal
pelaksanaannya saja,”sebutnya.
Secara terpisah, Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna juga menggelar rapat tertutup bersama jajarannya terkait kesiapan menyambut Barack Obama yang
rencananya akan mengunjungi empat lokasi wisata yang saat ini belum
diketahui. Polda Bali sendiri akan mengerahkan 2.432 personil
gabungan.
“ Rencananya
besok (Jumat, hari ini) tim pengamanan dari Gedung Putih akan kembali ke
Polda Bali untuk membahas segala ancaman mulai kriminalistas biasa hingga
teroris,” kata Sutisna didampingi Kabid Humas Kombes Pol Gde Sugianyar usai
rapat.
Disinggung ancaman terhadap Presiden oleh gembong teroris, Sutisna
menegaskan kalau kemungkinan-kemungkinan itu pasti ada dan tetap dilakukan
antisipasi. Kalau sebelumnya dilakukan pemeriksaan biasa, kini rutin dan
diperketat.
“Ancaman teroris itu bisa menyasar siapa saja termasuk Obama
dan ini harus diantisipasi sedini mungkin bahkan menjadi prioritas
utama,”tegasnya.
Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita |
|